I belive that...

God was there in my past, God is here in my present, and surely He will be there in my future.

Wednesday, December 5, 2012

Faith

1tahun yang lalu. mama sakit.
Tidak ada 1 orangpun dikeluargaku sakit apa ini.
Dibawa keberbagai dokter. masalahnyanya cuma 1 mama ga bersedia di biopsi, sehingga kami semua ga ada yang tau mama sakit apa.

8 bulan yang lalu, tanpa sebuah rencana..
Mama mendadak berangkat ke KL.
Check up..
Hasilnya membuahkan kami sekeluarga dirudung awan hitam dan berlinangan airmata.

Mama kena kanker idung stadium 3.
Well..

mendengar kata stadium 3 uda dipastikan semua dari kita berpikir, itu mah uda parah.
dan it is!
emang parah...

San ayat "segala sesuatu terjadi indah pada waktuNya" sungguh ditolak saat itu.
Sama sekali tiada keindahan dibalik itu semua.
Tapi Tuhan berkata lain.

Doketr bilang, usia mama tinggal 3 bulan klo ga diobati. klo diobatai mungkin bisa lebih lama.
Dan banyak pasien kanker meinggal saat terjadi proses pengobatan.

Momok itu sungguh membuat ketakutan tersendiri. tetapi sekali lagi Tuhan berkata lain.

sepanjang masa pengobatan mama..

Tuhan banyak membukakan mataku.
Papa akhirnya berkomitmen utk misa harian setiap hari (bahkan dia rela ga nganterin aku ke bandara krn misa hariannya pagi)
sBuat aku ini sesuatu yg luar biasa mengingat bahwa aku besar dlam katolik yang biasa aja.
Tapi Tuhan  mengubah itu semua.
Papa orang yang sangat taat sekarang

Sepanjang masa pengobatan banyak obat"an dari luar negeri yang harganya bisa ribuan dollar kami dapatkan secara cuma".
banyak suplemen" yang harganya terbilang wow dg harga yg kami banyar dg ucapan terimakasih
banyak bantuan utk biaya pengobatan yg Tuhan sediakan saat itu dibutuhkan.

Tuhan pelihara mama, juga keluarga ini.
Tuhan tambahkan iman bagi kami yang mengalami masa sulit ini.
Tuhan ijinkan ini terjadi untuk sebuah alasan yang baik.

Hari" ini, mama sudah dinyatakan tidak ada kanker dalam dirinya.
Mama sembuh..

dan semua sungguh bukan karena betapa hebatnya dokter yang kami bayar.

tetapi sungguh karena kuasa kasih Tuhan.
Dia memampukan mama melewati tahap demi tahap pengobatan.
Dia mencukupkan apa yang kami butuhkan.
Dia memebrikan semangat lewat mereka yang menyanyakan kabar, berdoa dan secara khusus membawakan komuni setiap minggunya kerumah kami.

Rancangan Tuhan seringkali tidak terlihat indah diawal, tetapi selalu luar biasa menakjubkan di akhir.
Aku sama seperti manusia" lain yang lemah yang imannya bahkan kurang dari biji sesawi.
Aku sungguh tidak punya iman yang besar utk percaya 100% bahwa akan ada kesembuhan terjadi. Tetapi tuhan penuhi dan buktikan bahwa aku keliru. Dan dia menambahkan padaku sedikit lagi pelajaran tentang iman.

Kawan, terkadang kita melihat dengan kacamata yg kita pilih untuk melihat sebuah kejadian. dan sayangnya kita tidak memilih untuk melihat menggunakan kacamata iman.

dan kejadian mama sakit memberkati kami sekeluarga dg luarbiasa.
yang aku lihat Tuhan tambahkan pelajaran tentang iman bagi kami sekeluarga. Tuhan tambhakan ajaran kasih  juga bagi kami sekeluarga. dan Tuhan tambahkan tetanng bagaimana menunggu dan berharap.\

Tidak ada sedikitpun penyesalan mengapa ini terjadi. aku justru bersyukur bahwa Tuhan ijinkan ini terjadi bagi kami, supaya kami dibentuk semakin baik dalam iman kami.


Template by:

Free Blog Templates