I belive that...

God was there in my past, God is here in my present, and surely He will be there in my future.

Saturday, August 9, 2014

Miracle do Exist!!

Hari ini serjarah terukir..

Biasanya aku tukang ngecengin sepupu klo dia smp terjebak di kebun belakang rumah dan terkunci sampai ga bisa masuk rumah.


Sore ini sepulang ngeGym aku sendirian dirumah. Ga ada 1pun orang dirumah. Akhirnya setelah beberes pakaian kotor. Aku memutuskan menyucinya.


Letak mesin cuciku ada diantara kebun dengan rumah yg mana dikedua sisinya diberi pintu serta kunci pengaman.


Nah kunci pintu dr kebun ke mesin cuci hanya ada di satu sisi yakni sisi dalam bukan di sisi kebun..


Hari ini ntah mengapa aku lupa bikin pengaman tersebut ga berfungsi.. and wuuuush... anginpun berhembus..

Dan tebak apa yg terjadi??

Yup.. aku terkunci..

Lalu disaat bersamaan panggilan alampun bergejolak diperut ini minta dikeluarkan..


Fuuuiiih...

Dasyat banget ga rasanya??


Uda terkunci.. ga ada org yg bisa nolongin.. kebelet nabung di WC pula..

Sungguh bukan situasi yg membuat hati ini senang..


Lucunya...

Aku yg mudah dibuat panik...

Hari ini sungguh ga merasakan kepanikan.. santai aja..

1mnt..2mnt..3mnt.. trus langsung smp hitungan puluhan menit.. berharap2 cemas.. ada yg lewat keq.. biar bisa minjem hp buat tlp bapak gue..


Oh iya pagar kebunku terbuat dr bambu2.. jd sangat sulit ngintip keluar ataupun dr luar ngintip kedalem kecuali mereka nempelin wajahnya ke bambu2 tersebut.


Akupun mulai berdoa.. dan saat aku mulai berdoa segala pikiran2 aneh muncul..


Nanti klo aku keliatan cowok dr luar rumah trus aku diapa2in dan aku sndirian dirumah terkunci pula gmn ya..??

Nanti klo aku diculik gmn ya?

Nanti klo aku.. dibunuh gmn ya..?

Nanti..

Nanti..

Nanti...?


Yup aku mulai merasa panik..

Lalu aku smakin fokus utk menaikan pujian dan penyembahan..

Tak ada org yg lewat...

Tiba2 ada bayangan org lewat lalu aku panggil.. eh dia malah ketakutan dikira setan manggil2 dia..

Lalu aku bernyanyi lagi..

Selang beberapa waktu..

Tiba2.. ada seorang cewe..

Anak kost c kayanya..

Aku panggil2 aja..

Dan dia nyaut..

Singkat cerita aku minta pinjem hp dia n tlp bokap..

Dan aku berhasil menlpon bokap..


Tp bokap masih di medan treking dia di sentul..

Klo dia uda dlm mobil or bisa menggapai mibil slm wkt 10 mnt pasti bisa ketauan smp rumah brp lama lagi..

Lha ini lg di perlintasan yg entah brp jauh dr mobil..


Ga ada harapan bokap bs pulang cepet..

Lalu ternyata c papa nelp adikku utk pulang spy bisa "menyelamatkan"ku..

Dan setelah berterimakasih pd cewe itu tnp tau dia tinggal dmn n namanya siapa.. bahkan wajahnyapun tak ku ketahui...

Aku kembali jalan2.. dipekarangan dan mulai rosario...

Well...

Setalah aku menghabiskan 10 salam maria pertama.. aku melihat uncle-ku berhasil masuk rumah pdhl kuncipun dia ga punya..


Today God tell me that miracles are real and also exist!


There always a reason why something happen in our life..

Dan hari ini Tuhan sungguh ajar aku utk jd org yg mengakui diri lemah dan membutuhkan bantuan..

Sering kali dalam banyak bagian hidupku aku berusaha menyelesaikan masalah sendirian dan enggan meminta bantuan orang lain. Td sebelum akhrnya menyerah minta bantuan.. aku sampe mengubah hanger kawat menjadi lurus demi berusaha membuka pintu yg terkunci itu.

Hampir aja aku robohin tuh pintu.. sayang gelap sehingga sulit buatku mencari barang2 dikebunku itu.

Jadi...

Aku harus mengakui diri ini lemah dan membutuhkan bantuan.

Dengan meendahkan hati aku belajar mengatakan tolong utk orang asing  dan berterimakasih tentunya (biasanya aku ga mau terlalu banyak bicara sm orang asing ataupun orang yg baru pertama kutemui).

Aku juga belajar bahwa kita hidup hari lepas hr Tuhan tuh liatin kita dan jagain kita dari atas..

Aku tipe orang yg ga percaya akan sebuah kebetulan.

Sehingga.. uncle yg jam segitu tb2 kerumah itu bukan sebuah kebetulan.

Tapi sungguh krn ada campur tangan Tuhan dan membuat itu semua terlihat dan semakin meyakinkanku bahwa miracle soexist.


oh iya FYI aja aku terjebak selama 2 jam.. (membuktikan bahwa kdg kita perlu menunggu utk sebuah jawban)

ahahaha

ga lagi2 deh..!!




Sunday, August 3, 2014

He Cares

December 2013, aku memutuskan mengambil komitmen dalam sebuah cell group orientasi dari sebuah komunitas yang bernama Domus Cordis.

Sejujurnya aku ga pernah tahu mau dibawa kemana aku oleh Tuhan bersama komunitas ini. tapi aku memilih untuk menjalaninya sebagai sebuah komitmenku terhadap Tuhan sebagai bentuk rasa cintaku padaNya.

Saat pertama kali datang aku berusaha membuang segala identitas yang pernah ada termasuk segala jenis pelayanan2 yang pernah aku lakukan di komunitas lamaku.
Besar harapanku utk hanya menjadi seorang umat aja 1 thn kedepan. bener2 duduk dan mendengarkan saja.
Beberapa bulan itu terjadi  dengan sgt sgt smooth. yang artinya aku benar-benar jadi umat.tetapi belakangan ini ga lagi terjadi seperti biasanya. karena aku mulai terlibat dalam pelayanan.

Oh ya saat aku memutuskan bergabung dalam pertemuan orientasi ini aku juga sedang mengikuti kursus yang ditujukan utk mewartakan sebuah karya pewartaan mengenai teologi tubuh yang disampaikan oleh St. John Paul II semasa hidupnya. yang mana kursus ini adalah sebuah karya pewartaan dari Domujs Cordis.
Sehingga relasi yang terbangun lebih cepat terbangun.

Suatu kali ada pengumuman dan tawaran mengenai mission trip ke Atambua yg memang selalu dibuka utk para member yg mau dan bersedia merelakan waktu, tenaga dan uangnya utk pergi ke Atambua utk melayani frater2 muda. Well begitu tau soal mission trip ini sebenarnya aku pernah bertanya ke beberapa teman yang sudah lebih lama di komunitas ini. Dan aku memutuskan utk ga ikut. mengingat bahwa aku orang yg suka geli-an sm wc yg bukan wc sendiri, ditambah efek kerja di tempat yg super higienis itu mnjadi hal no 1 yg diperhatikan (maklum clientnya anak2 kecil.. hehehehehe) jadilah aku merasa drpada smp sana aku jd cranky krn ga tau sikonnya. mending ga usah ikut lah.so aku ga budgeting dana buat itu. dan budget tersebut aku limpahkan ke tempat lain.

dan...

Jeeeeeeng..jeeeeeeng!!

Suatu malam setelah pulang kursus. kami ngobrol2. Disitu ada Ko riko sebagai gembala utama komunitas kami. dan Ko Rikopun mulai mengeluarkan giftnya utk memberikan berkat kepada orang2 utk mengembangkan talenta yang Tuhan sudah kasih ke kami untuk kemuliaan Tuhan.
which is artinya aku diminta membawakan 1 sesi di Atambua. akupun menolak dengan berbagai alasan. dan alasan terkuat adalah ga ada budgeting.dan malam itu aku berjanji memberikan kabar besok malam paling terlambat.

Percakapan malam itu membuat sebuah petikan kalimat di bible tentang talenta. Tau ga itu ayat adalah ayat yg sll aku pake klo minta timku dulu  utk pelayanan. dan kali ini tuh ayat berbalik padaku.
Well... ngomong sih memang gampang ke orang lain. tetapi begitu itu kebali padaku rasanya sulit lhooo. Malam itu aku pulang dengan sebuah perasaan kacau balau. Di satu sisi aku tahu bahwa ketika Tuhan kasih talenta itu bukan utk disimpen sendiri tetapi dipakai utk memuliakan Tuhan. tetapi disisi lain, aku merasa bahwa aku kebentur soal urusan dana dan juga berarti aku harus ninggalin rumah yg lg ga ada helper krn pulkam utk merayakan lebaran. yg artinya bokap gue ga ada yg ngurusin.dan aku nyaris ga tidur karena aku tahu bahwa ada 1 pilihan sulit yang harus aku ambil.

esok paginya akupun akhirnya mengatakan "ok aku ikut". dan sebelum aku mengatakan aku ikut aku cuma bilang. Ok God. aku pergi. tapi aku ga punya uang di pos "Atambua" ini. bahkan aku ga tau bagaimana hidupku di atambua nanti.


Setelah mengatakan iya, aku hidup seperti biasa. ke komunitas. ke pekerjaan.
Lalu 2 hari sebelum keberangkatan menuju Atambua adalah hari ulang tahunku.
aku terlalu sibuk mengurus ini itu termasuk ngurusin kerjaan rumah sampai2 aku lupa tentang bagaimana nanti aku di Atambua.
24 July 2014 malam aku ada pertemuan komunitas di daerah pejompongan.yg mana aku biasa baru smp rumah jam 11. 30 mlm. stengah jam kemudian aku merayakan pergantian umurku.
Pulang dari pertemuan komunitas malam itu bagai surprise yg aku ga tau aku harus bilang apa.
aku menemukan ditempat tidurku ada angpao cukup tebal
yg berisi uang yg cukup & utk pertama kalinya aku ulang tahun Papaku kasih kado ultah. & aku ga pernah ekspektasikan itu dari seorang papa yg selama ini selalu ngandelin orang lain utk ingat ultah anggota keluarganya.
utk pertama kalinya sejak aku kerja aku diberikan kado lagi,

well. FYI aja papaku ga tau mission trip ini kami menggunakan biaya pribadi. jadi tentu papa juga ga tau klo aku ga tau bagaimana hidupku nanti di Atambua.

Hmmm
aku bukan orang yg mudah percaya akan sign.
tapi kado tersebut bukti nyata bahwa Tuhan sungguh pelihara aku
kado tersebut menjadi kado teristimewa dai Tuhan di hari ulang tahunku.
Kado tersebut juga meneguhkan imanku bahwa Tuhan pelihara aku.
ketika aku mengatakan "ya" utk panggilanNya maka Dia yg akan persiapkan segalanya. (Sssssssst.. bahkan aku bs bawa pulang se'i babi buat oleh2 orang rumah)

Dan hari2 di Atambua aku sungguh liat kasih Tuhan begitu besar lewat orang-orang yang kami jumpai serta menjamu kami tak habis-habisnya (aku crita lain waktu soal yg ini).

Dan sekali lagi Tuhan ajar aku, saat kita mau do something buat kemuliaan Tuhan, saat itupulah Tuhan mempersiapkan segalanya bagi kita. sekalipun melalu mata manusia itu sulit dicerna oleh akal sehat kita.
Dia adalan Tuhan yang sungguh peduli kepada kita bahkan utk masalah paling kecil sekalipun.






Friday, May 23, 2014

Enjoy the traffic!

Hello everyone...

Ini sebuah renungan singkat yang berhasil terjadi sekejab.

Begini ceritanya...

Hari ini hari jumat selayaknya hidup di ibukota Jakarta yang utk mencapai tempat kerja aja perlu perjuangan...
hahahaha

Tiap hari supaya ga kena desek2an sama orang aku biasanya suka berangkat jam 5.45 paling telat.
Karena klo 1 menit aja telat biasanya suka nunggu buswaynya lama lagi.
Tapi pagi itu aku lagi super males, jadi sengaja deh bangun telat2 dikit.
Yang artinya,, aku sudah tau resikonya bahwa spjg perjalanan akan penuh sesak dan ga ada kemungkinan duduk.

Bener aja begitu sampe di halte aku telat beberapa menit aku liat bus gandeng yag biasa aku tumpangi lewat depan mata sedangkan aku naek tangga aja belom.
Seperti yang aku duga bahwa aku bakal nunggu cukup lama. Akhirnya aku nunggu ada sekitar 20menit utk dapat bus berikut, dan lagi2 sesuai dugaan aku bahwa akan ky pepes dan uda pasti aku berdiri.

Ditengah kesumpekan, seperti biasa sesuai rules bus harus berhenti disetiap halte utk mempersilahkan penumpang utk turun ataupun naik.
Hari ini tidak ada 1 orgpun penumpang yg turun, yang otomatis ga mungkin mengangkut penumpang lagi (karena pintupun sudah sulit utk ditutup.), lalu tiba2 ada ibu nyelak dari tengah" nyelak orang didepannya. setelah nyelak, rupanya sang petugas mo kasih dispensasi.
Melihat itu ada lg yg mau menyusup, tp ga dikasih. (klo dikasih pasti ga bisa nutup & akan membahayakan jiwa.)
Melihat sang petugas ga kasih, si ibu2 yg nyelak dan berhasil masuk dan dibiarkan sama petugas mulai marah".
Dia bilang "bus-nya gimana c, uda 1 jam ga lewat2, harusnya xxxxxxxxxxxxx" dan dia mulai marah2 panjang lebar.
Padahal aku tau betul bus gandeng itu belum ada 1 jam koq.
Aku kelewat beberapa menit sampe ga bisa naek dan harus nunggu sekitar 20 menit.

Dan kejadian kecil itu membawaku pd banyak kejadian dimana aku sering  marah2 or ngedumel sendiri krn terlambatnya si bus" itui.

Aku dibawa pada sebuah renungan singkat:
Klo ga mau penuh sesak ya berangkat lebih pagi or pulang lebih malem
Klo ga mau kena macet pergi pagian, pulang maleman
Klo mau duduk di busway, ya atur2 waktu lah.
Klo tempat kerja jauh kita punya 3 pilihan.
  1. Bersyukur dan menjaga pikiran tetep positif
  2. cari tempat kerja yg lebih dekat
  3. cari tempat kerja yg melawan arah macet
Lewat kejadian pagi ini, aku diingatkan utk kenapa harus menyalahkan orang lain. kita bisa koq bangun lebih pagi utk dapet apa yg kita mau.
Jakarta emang macet, tp kita punya kemampuan koq utk ga ngerasain macet itu dg bangun lbh pagi & bersedia pulang lebih malem.
busway emang lama koq, tp klo berangkat lebih pagi ga bakal lama2 amat koq (aku uda buktiin koq.. hehehe).
Aku bukan orang yg selalu ga kena macet.. Aku hampir tiap hari kena macet or seminim2nya aku selalu nunggu lama pas ganti busway mnju rumaku
Tapi aku rasa aku saat ini sedang sangat2 belajar utk ga complain melulu dan menyalahkan situasi dkknya.
Mungkin 1-2x aku masih tetep complain
Mungkin 1-2x aku masih tetep marah2
Tapi aku mau belajar untuk lebih bersyukur
Belajar utk enjoy dg segala kemacetan, kepenatan serta kesumpekan yg ada.

Hidup ini akan jauh lebih indah klo aku menikmati dan mensyukurinya
Jauh akan lebih baik bersyukur daripada terus menerus complain
Apa maknanya hidup yg aku jalani klo aku ga hepi dan menikmatinya?

Mari belajar memulai hari ini dengan rasa syukur & senyuman manis
karena segalanya jauh lebih indahuntuk dijalani dibanding kita memulainya dengan complain & blame the others..

So, let's enjoy the traffic! ahahaha

P.S: Special thank you buat ibu2 yg td uda marah2 sm petugas busway. krn ibu2 itu marah2 maka renungan ini muncul.



In Memoriam Syennie Wikarsa Ng

23 May 2014,
Tepat 6 bulan sudah Mama pulang ke rumah Bapa.
6 bulan sudah keluarga kami berjumlah 4 orang
6 bulan sudah aku tidak melihat kehadirannya secara fisik dirumah ataupun dikeseharianku
6 bulan sudah hidup kami berubah.

Saat aku masih berusia lebih muda dari sekarang seorang temanku ditinggal mamanya kerumah Bapa.
Saat itu aku melihat kehancuran hati yang luar biasa dasyat.
Ketika teman, relasi dan saudara2nya datang melawat air matanya tak kunjung berhenti.
Seketika itupula aku membayangkan kalau aku yang mengalaminya, mungkin reaksinya akan sama percis atau malah lebih parah.

23 November 2013
Adalah hari dimana Mama pulang kerumah Bapa disurga.
Subuh itu tiba2 Papa ditelpon pihak rumah sakit untuk datang karena Mama kritis (hmmm Mama ga pernah ijinin kami menginap di RS, jd kami selalu pulang ke rumah. Thank God rumah n RS pantat"an, jd ga butuh waktu lama utk mencapainya).
Sejak tlp berdering itu aku tidur dg sangat gelisah. stengah 6 pagi PRT kami masuk kamar dg bercucuran air mata dan bilang " Ci, mama udah ga ada".
Aku hanya bisa diam.
Tidak ada air mata mengalir.
Aku baru mulai menangis ketika aku harus mengabarkan saudara"ku.

5 hari dirumah duka aku lewatkan tidak dengan banyak air mata.
Aku menangis lebih banyak hanya pada saat malam kembang dan saat peti mulai masuk oven utk di kremasi.

Aku berpikir dg sangat keras, mengapa aku tidak menangis dengan lebay?
Apakah aku menjadi anak yg durhaka karena tidak menangis pada hari kepulanganNya?
Apakah aku tidak cukup mempunyai hati utk menyayanginya samapai disaat mama pulang kerumahNya aku tidak menangis dengan lebay?
Dan jawaban pertanyaan ku adalah semua karena rahmat dan kasihNya.
Setelah hari demi hari aku lihat bahwa proses Mama sakit membuat kami sekeluarga memprsiapkan diri utk kepulangannya ke rumah Bapa.

Sepanjang mama sakit tak pernah putus kami melihat karya kasih Tuhan yang begitu luar biasa.
Tuhan selalu mencukupkan kami dengan uang serta dengan kasih dari orang-orang sekitar
Tuhan menemani kami di setiap proses yang ada.
2 tahun Mama sakit, tidak 1 haripun aku melihat Tuhan meninggalkan kami.

Bantuan doa, tenaga, uang, serta liumpahan kasih selalu hadir bahkan disaat kami ga lagi mampu meminta.
kalau saat aku menulis ini aku menitikan air mata aku sungguh bersyukur memiliki Allah yang beitu luar biasa.
Dengan rahmatNya yang begitu luar biasa Ia memampukan kami merelakan kepergian Mama kami.
Dan Ia juga yg memberikan kasih. Merengkuh kami dalam pelukanNya dan membuat kami yakin bahwa Tuhan sayang sama Mama, sehingga Ia memanggil mama pulang.supaya Mama ga perlu lagi mengalami sakit, krn Tuhan tahu ketika mama [ulang kerumah Bapa, mama akan berbahagia.

Ketika 6 bulan terlalu berlalu
Masa duka sudah kami lewati
Aku sungguh melihat bahwa Mama pulang kerumahNya karna Tuhan sayang Mama
Dia tidak ijinkan putriNya mengalami kesakitan terlalu lama.
Maka Ia memanggilnya pulang.

Bagi kami yang ditinggalkan, dangan rahmat dan kasihNya, aku melihat bahwa sakitnya Mama dan kepulangan mama ke rumah Bapa membawa kami jauh jauh jauh lebih dekat padaNya.
Kami belajar arti berserah,
Kami belajar percaya pada pemeliharaan Bapa.
Dan kami belajar berjalan dengan iman kami.

Terimakasih Tuhan atas rahmat dan kasihMu. kalau bukan karena Engaku, kami tak mampu berdiri dan menghadapi semuanya.


Tuesday, January 14, 2014

Berjalan Bersama-Mu

heiiihoooo.....

Setelah menghabiskan waktu dengan bikin cookies,, nntn,, FB-an,, Path-an,,n chatting2 demi menghabiskan libur hari ini.. aku terinspirasi dengan sebuah video.. yang ntah kenapa cukup menyentuh hatiku..

dan ini videonya:




Video ini merupakan video seorang gadis muda yang akan berusia hampir 25tahun yang mempunyai julukan "the ugliest girl in the world"
gadis ini lahir dg syndrom tidak bisa memiliki kemampuan menaikan berat badan, sehingga apapun yg dia makan, dan kapanpun dia makan dia ga akan mengalami kenaikan berat badan. Badan gadis ini hanya tulang dilapisi kulit.
Ketika dia lahir dokter memperingatkan bahwa anak ini tidak akan bisa melakukan segala sesuatu sendirian. Tetapi orang tuanya memutuskan membawa dia pulang, membesarkan dan mencintainya.
Gadis ini bernama Lizzy Velasques.

Dalam video ini Lizzy mengatakan bahwa ya hidupnya memang sulit, tetapi tidak masalah.
Kemampuan dia mengconvert sesuatu yg negatif menjadi yg positif tidaklah terjadi begitu saja.
Dia tidaklah lahir menjadi seorang Lizzy yg kuat,, dia mempertanyakan 'why?' dia jatuh bangun dan membenci akan penampilannya.

Tetapi dia memiliki orang2 yang sungguh mengasihi dan mensupportnya.
yang selalu membangkitkannya dikala dia terjatuh.

Suatu kali saat Lizzy jatuh dan mempertanyakan nasibnya, orang tuanya mengatakan..: "You have this syndrom, but it does not define who you are."

Dan lizzy hidup dari hari kehari dengan pilihan apakah dia bersyukur atau tidak, apakah dia memilih berbahagia atau tidak.

Dan dia memilih untuk bersyukur
Dia memilih untuk berbahagia
Dia memilih untu bangkit dan memiliki masa depan.

Lizzy sungguh mengisnpirasi aku hari ini.
Kemampuan dia memilih mengambil hal baik dari segala yg negatif
Kemampuan dia untuk hidup dengan rasa syukur dan berbahagia sungguh mengingatkanku bahwa hidup ini berbicara soal apa yg kita ambil dan putuskan.

Latar belakang kita boleh membuat kita terluka or tidak bahagia,,
Tetapi keputusan kitalah yang membuat segalanya menjadi  lebih baik
Ketika kita dihadapkan sebuah kegagalan, kitalah yg memutuskan ada didalam sebuah kesedihan,, atau kita bangkit, bersyukur sudah bisa mencoba dan gagal lalu memulai sesuatu yang baru.

Sebuah buku dr Bo Sanchez berjudul "Your Past Doesn't Define Your Future" berisi tentang bagaimana kita keluar dari segala masa lalu yg negatif karena masa lalu itu ga menentukan kita sekarang. 
Kita boleh memiliki masa lalu yg ga baik,, tetapi kitalah yang memilih meninggalkan masa lalu yg ga baik dan memilih good path untuk membuka halaman baru kehidupdan kita atau tidak.

When i see my own life..

Aku menemukan ada masa dimana aku dibayang2i masa lalu aku,, keminderan aku,, kekecewaan aku. tetapi semakin dewasanya aku, aku belajar bahwa aku bisa meletakan semua masa lalu dan kekhawatiranku kepada Tuhan. Dia yang akan menggandeng tanganku keluar dari masa lalu dan membawaku kesebuah masa depan yang selalu berpengharapan.

Tuhan mampu membuat aku memiliki sebuah kepercayaan bahwa "My past does not define my life and also my future."

Kasih dan harapan yg memenuhi hatiku memampukan aku untuk bersyukur dan mengambil keputusan melihat segalanya dari sisi positif.

1hal yg kuyakini bahwa berjalan bersama-Nya selalu menarik untuk dijalani karena mungkin terlihat ga menyenangkan,, tetapi selalu manis dan indah pada akhirnya.


Template by:

Free Blog Templates